Connect with us

Pemenang di Takalar Berpolemik, Tak Etis Mendikotomi NH dan SYL

Election

Pemenang di Takalar Berpolemik, Tak Etis Mendikotomi NH dan SYL

POLITIKIN.ID – Rekapitulasi hasil Pilkada Takalar 2017 memang belum rampung, namun masing-masing pasangan calon (Paslon) Bupati mengklaim menang hingga menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Terlebih, Paslon Bupati-Wakil Bupati nomor urut 1 Burhanuddin Baharuddin – Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) yang digadang-gadang menang mutlak jika bersandar pada survei terakhir lembaga survei Celebes Research Center (CRC) justru jauh dari perkiraan. Karena beda tipis, masing-masing tim Paslon mengklaim menang.

Belakangan, polemik ini menyerempet Ketua Golkar Sulsel Nurdin Halid yang disebut-sebut sebagai pihak yang harus bertanggung jawab. Padahal Golkar adalah salah satu dari delapan partai pengusung Bur-Nojeng. Selain Golkar, ada PAN, Demokrat, Hanura, PKPI, Gerindra, PDIP, dan PPP.

Terkait polemik ini Ketua Biro Perdagangan dan Industri DPD Golkar Sulsel Andi Muh Zulkarnain mengatakan, partainya sudah bekerja dengan baik di Takalar.

“Jangan lupa, ketua tim pemenangan Bur-Nojeng itu adalah Ibu Thita (Thita Chunda Syahrul Yasin Limpo), wakil bendahara DPP PAN, bukan dari Golkar. Dia anggota DPR RI Fraksi PAN. Bukan Pak Nurdin ketua tim di sana,’’ ujar Zul, sapaan Zulkarnain Jumat (17/2/2017).

Baca juga: NH: Tidak Rasional Pilkada Takalar Jadi Ukuran Pilgub Sulsel

Saat ditanya apakah saat menetapkan pasangan Bur-Nojeng itu tidak dipertimbangkan dengan baik? Menurut mantan Community Relation Officer PT Vale ini, penetapan itu sudah melalui mekanisme partai.

Zul juga menjelaskan bahwa penetapan pasangan Bur-Nojeng sudah sesuai mekanisme dan syarat dibawah arahan ketua Golkar yang juga Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat itu.

“Sudah sesuai mekanisme dan syarat telah diporses dengan baik di bawah arahan Pak Komandan SYL selaku ketua Golkar Sulsel pada saat itu,’’ kata Zul.

Karena itu, kata dia, tidak etis mendikotomi antara ketua Golkar Sulsel yang sekarang, yakni Nurdin Halid dan Syahrul Yasin Limpo terkait polemik yang terjadi di Pilkada Takalar.

“Ibu Thita yang ketua tim pemenangan Bur-Nojeng, itu anaknya pak Gubernur. Pak Komandan. Bukan anaknya Pak Nurdin Halid, ” kata dia.

Selain Golkar Sulsel juga ada Ridwa Wittiri Ketua PDI Perjuangan, Ni’matullah ketua Partai Demokrat.

Baca juga: Instruksikan Kawal Suara Bur-Nojeng, Pilkada Takalar Berpotensi ke MK

Zul menegaskan tidak baik melihat peristiwa di Pilkada Takalar menggunakan kacamata dengki dan kebencian. Jika misalnya, Bur-Nojeng yang menang kemudian disebut sebagai prestasi Ketua Tim Pemangan. Sebaliknya, jika pada akhirnya kalah, Nurdin Halid dan Golkar dituding tidak becus bekerja.

“Kalau ada hasil yang baik-baik, ambil semua mi. Susah begitu,” ujar Zul menyindir.

Comments

More in Election

To Top