Connect with us

Main Caplok Gedung Phinisi dan Logo UNM, IYL Sudah Mencederai Civitas UNM

Election

Main Caplok Gedung Phinisi dan Logo UNM, IYL Sudah Mencederai Civitas UNM

POLITIKINI.ID – Alat peraga kampanye pasangab bakal calon gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo – Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) dikecam. Pasalnya, pasangan ini main caplok gedung menara Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM) dijadikan background gambar peraga.

Dengan dijadikannnya gedung Menara Phinisi UNM sebagai latar gambar kampanye, seolah institusi pendidikan tinggi ini mendukung adik dari Gubernur Sulsel 2 periode Syahrul Yasin Limpo itu.

Karena itulah, mahasiswa dan alumni UNM ramai-ramai mengecam gambar yang tersebar berupa baliho dan flyer itu. Peraga main caplok itu banyak ditemukan di sejumlah kabupaten.

Eko Palambarae salah satu alumnus UNM sangat menyangkan atas kejadian ini. Menurutnya tempat dirinya mengeyam pendidikan harusnya netral dalam pesta demokrasi 2018 mendatang. Namun, katanya, UNM kini tercedarai.

“UNM hari ini adalah kampus yang tidak boleh ikut andil dalam momentum pesta demokrasi 2018 mendatang, UNM harus netral UNM bukan IYL. ” tulis Eko Palambarae di facebooknya, Senin (9/10/2017).

 

Sementara Muhirzanyasir Poldairzan juga berkomentar serupa.

“UNM secara institusi tidak boleh berpolitik, kalo individu boleh dinda, yang pentig jangan bawa-bawa kampus, ” katanya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa UNM dari Fakultas Bahasa dan Sastra, Ardiansyah, meminta kepada Rektor UNM, Husain Syam segera menindaklanjuti terkait gambar gedung Pinisi dan logo UNM yang dicaplok.

“Pak Rektor harus tindaklanjuti itu, jangan sampai kita (UNM) dianggap ada permainan politik lagi jelang pilkada. Nama baik UNM juga bisa hilang dimata mahasiswa dan masyarakat” kata salah satu aktivis UNM itu.

Kepala Bagian Humas UNM, Burhanuddin mengatakan, meski gambar gedung Phinisi UNM adalah ikon Sulawesi Selatan, tetapi itu tak seharusnya digunakan kepada bakal Calon Gubernur Sulsel.

“Itu dia (IYL) dari mana asal usulnya, Perlu dipertanyakan itu ye. Jangan sampai orang beranggapan kalau UNM masuk ranah politik,” kata Burhanuddin.

Ia juga menegaskan bila pihak IYL tidak pernah meminta izin sebelumnya untuk menggunakan gambar gedung Phinisi dan logo UNM di alat peraga mereka.

“Yang pasti tidak begitu, tidak ada (izin sebelumnya),” tegasnya.

Comments

More in Election

To Top