Connect with us

Bukan Saja Kebesaran Namanya, Amran Akan Mengisi Bensin Mesin Politik NA-ASS

Election

Bukan Saja Kebesaran Namanya, Amran Akan Mengisi Bensin Mesin Politik NA-ASS

POLITIKINI.ID – Bakal calon gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) resmi menggandeng Andi Sudirman Sulaiman (ASS) di Pilgub Sulsel. ASS merupakan adik dari Menteri Pertanian Amran Sudirman.

Dengan berpasanganya NA dengan ASS berarti, Bupati Bantaeng ini juga dengan resmi melepas Andi Tanribali Lamo (TBL) yang sejak kemunculannya di kontestasi Pilgub Sulsel 2018, NA selalu mengaku komitmen untuk tetap bersama.

“Iya NA-ASS sudah resmi berpasangan. Rekomendasinya langsung dipaketkan,” ungkap Juru Bicara Nurdin Abdullah, Bunyamin Arsyad, Kamis (5/10/2017).

Gejolak politik di Sulsel pra tahapan di KPU Sulsel memang sangat cair. NA berganti pasangan mungkin menjadi contoh betapa politik di Provinsi beribukota Makassar ini sulit diprediksi.

Tentu pula alasan dilepaskannya TBL terkait progres NA memperoleh partai politik pendukung. Karena pasangan NA-TBL, parpol ogah merapat, walau dalam angka survei beberapa lembaga survei, elektabilitas NA selalu teratas.

Sejumlah parpol lebih memilih kandidat lain. Seperti PAN dan PPP lebih awal merapat ke Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (Cakka) yang pada akhirnya PAN mengalihkan dukungan ke NA dan PPP terpecah dukungan ke pasangan Nurdin Halid – Aziz Qahhar Mudzakkar (HN-Aziz).

NH-Aziz sejak awal diusung Partai Golkar yang memiliki kekuatan 18 kursi di DPRD Sulsel. Sementara syarat usung parpol di Pilgub Sulsel hanya 17 kursi. Kemudian, Partai NasDem, PPP dan PKPI merapat.

Kekuatan NH-Aziz
Andi Zulkarnain, Direktur Elekta Indonesia, mengatakan kekuatan NH yang pertama adalah partai Golkar. “Masyarakat Sulsel memiliki sejarah keintiman yang panjang dengan Golkar. ” kata Zulkarnain kepada politikini.ID, Selasa (10/10/2017).

Menurutnya hal tersebut terlihat dari jumlah kursi Golkar di DPRD Sulsel selalu dominan sejak puluhan tahun yang lalu.

“Saat ini juga Golkar merupakan yang terbanyak di DPRD Sulsel, 18 kursi. Sehingga hanya Golkar yang bisa memajukan calon tanpa perlu koalisi. Apalagi dengan bergabungnya Nasdem dan partai lain, ” kata dia.

Dengan bergabungnya NasDem maka energi NH-Aziz semakin kuat, sebab di Sulsel Golkar punya 12 bupati, dan 18 ketua DPRD. Sementara NasDem punya 5 bupati, 10 wakil bupati dan 5 ima wakil pimpinan dewan. “Ada 1 juta suara Aziz di DPD RI juga menjadi amunisi pasangan ini. ”

Dia menilai mesin politik NH-Aziz sudah bekerja lumayan lama, yakni 6 bulan. Sementara pasangan NA-ASS baru memulai. “Karena NA berganti tim yang sebelumnya dengan Tanribali Lamo, ” kata dia.

NA dan tim juga perlu melakukan penjelasan yang tepat kepada publik, terutama kepada tim TBLL agar kemudian tidak menjadi musuh, “Kenapa kisah cinta politik mereka kandas, sebelum sampai ke pelaminan, ”

NA-Sudirman Layak Diperhitungkan

Lantas seperti apakah kekuatan NA menggandeng adik Menteri Amran? Pasangan NA-ASS akan menjadi pasangan yang diperhitungkan.

Zulkarnain, menyebut figur NA dengan prestasinya memimpin Kabupaten Bantaeng hampir 2 periode ditambah dengan sosok Menteri Amran Sulaiman yang dipahami publik berada dibelakang keputusan adiknya itu terjun ke dunia politik.

Zulkarnain mengatakan, Menteri Amran memiliki jejaring nasional untuk melobi beberapa partai menjadi pengusung. Selain itu, kata dia, ongkos pemenangan Sudirman bakal dilunasi oleh sang kakak.

“Meski pun Sudirman seorang pengusaha, sang kakak Amran tentu memiliki modal lebih untuk ikut mengisi bensin pada mesin politik NA-ASS.” kata Zulkarnain kepada politikini.ID, Selasa (10/10/2017).

Dia tidak menafikan bila kebesaran nama Menteri Amran juga bisa menjadi kelemahan jika keliru dalam melakukan manajemen marketing politik. “Publik bisa bertanya, tentang independensi Sudirman kedepan, jika dia hadir dalam bayang-bayang sang kakak, ” tegasnya.

Jika NA-ASS melenggang dan mendapat tiket di KPU, maka ia akan menjadi kandidat termuda dalam peta pilkada Sulsel. Ini pula, kata dia, bisa menjadi modal untuk mendekati pemilih pemula yang jumlahnya cukup signifikan di Sulsel.

NA-ASS sendiri disebut-sebut bakal diusung oleh Gerindra, PKS, dan PDIP.

Comments

More in Election

To Top