POLITIKINI >> > Pilpres 2019 >> Poltracking: Jokowi dan Prabowo Kandidat Terkuat Hadapi Pilpres 2019

Poltracking: Jokowi dan Prabowo Kandidat Terkuat Hadapi Pilpres 2019

19 Februari 2018 18:38
Poltracking: Jokowi dan Prabowo Kandidat Terkuat Hadapi Pilpres 2019

POLITIKINI.ID - Jakarta, Hasil survei terbaru dari Poltracking Indonesia menempatkan Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto sebagai kandidat presiden terkuat menjelang pilpres tahun 2019. Hal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda di Hotel Sari Pan Pacific, Ahad, 18 Februari 2018.

Menurut Hanta, elektabilitas Presiden Jokowi dan Ketua Umum Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto cenderung naik. “Karena itu, kandidat kuat capres hanya Jokowi dan Prabowo,”. Hal tersebut terekam melalui simulasi dua nama capres Jokowi dan Prabowo, maka hasilnya adalah Jokowi menang dengan 57,6 persen dibanding 33,7 persen.

Ia juga menambahkan bahwa Jokowi terbukti masih menjadi kandidat terkuat di bursa capres 2019 nanti. Bahkan jika dipertemukan dengan beberapa kandidat lain seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Gatot Nurmantyo, Jokowi diprediksi tetap menang.

Kemudian apabila simulasi Jokowi versus Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Walikota Surakarta itu tetap dominan. Hasilnya Jokowi meraih 64,7 persen sedangkan AHY hanya 13,0 persen. Sedangkan yang belum menentukan pilihan 22,3 persen.

Jokowi juga tetap unggul apabila melawan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hasilnya Jokowi meraih 64,8 persen sedangkan Anies hanya 14,6 persen. Sedangkan yang belum menjawab 20,6 persen.

"Data ini menunjukkan bahwa Joko Widodo berpotensi besar terpilih sebagai presiden dengan lawan Anies Baswedan jika Pilpres dilakukan saat ini," terang dia.

Hasil serupa juga ditunjukan apabila Jokowi disimulasikan melawan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Jokowi memperoleh 65,7 persen dan Gatot hanya 13,6 persen. Responden yang belum menentukan pilihan 20,7 persen.

"Jokowi juga unggul jauh jika nantinya harus berhadapan dengan Jusuf Kalla. Jokowi meraih 66,4 persen dan JK hanya 6,9 persen. Sedangkan responden yang belum menjawab 26,7 persen," tambah Hanta.

Survei yang dilakukan Poltracking Indonesia ini melibatkan 1200 responden. Sedangkan surveinya dilakukan pada 27 Januari sampai 3 Februari 2018 dengan metode pengumpulan data strarified multistage random sampling. Adapun margin of error dari hasil survei ini sekitar 2,8 persen.

 

 

Tag: Pilpres 2019
img
Bergabung bersama kami di media sosial
Back to top