POLITIKINI >> > Pilgub Sulsel >> Ini Komitmen NH-Aziz Soal Serangan Fajar

Ini Komitmen NH-Aziz Soal Serangan Fajar

25 Juni 2018 13:25
Ini Komitmen NH-Aziz Soal Serangan Fajar

POLITIKINI.ID - Pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) juga menegaskan komitmennya menolak segala bentuk serangan fajar jelang Pilgub Sulsel. Menurut NH-Aziz, proses suksesi kepemimpinan ini ingin dijalani sesuai dengan aturan yang berlaku.

Memasuki masa tenang pun, NH mengimbau seluruh instrumen mesin pemenangan agar tetap menjunjung norma yang berlaku. Termasuk, ia tegas menolak tindakan “serangan fajar” menjelang hari pencoblosan, Rabu (27/6) nanti.

“Bagi-bagi uang, bagi-bagi sembako, serangan fajar itu tidak boleh dilakukan. Insya Allah, kalau NH-Aziz tidak akan melakukannya. Itu sesuatu yang tidak berfaedah,”ujar NH, Minggu (24/6).

Ketua Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar ini pun berharap agar paslon pilkada serentak turut tidak melakukan berbagai tindakan dengan menghalalkan segala cara demi meraup suara maksimal. Kata dia, kedaulatan harus tetap berada di tangan rakyat.

“Saya mengimbau kepada pasangan calon yang lain untuk mengikuti perilaku politik NH-Aziz yang tabu untuk melakukan pembagian sembako apa saja kepada masyarakat. Harus tetap sesuai aturan,” pesannya.

Ketua Golkar Sulsel ini berharap sisa tiga hari ke depan tidak boleh ada yang mencoba menghalalkan segala cara demi mengejar kekuasaan.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia ini pun mengajak rakyat Sulsel agar bersama-sama datang ke TPS, 27 Juni mendatang. Sehingga, harapan Sulsel baru dapat terwujud dengan ditetapkannya pemimpin baru.

“Ayo sama-sama ke TPS, coblos nomor urut satu, pasangan baju kuning, hanya NH-Aziz,” tutupnya.

Seluruh pasangan telah melewati masa kampanye. Selama tiga hari ke depan, tahapan masa tenang dilalui jelang pencoblosan pada Rabu, (27/6) nanti.

Pasangan NH-Aziz pun mengungkapkan apresiasi tertingginya kepada masyarakat Sulsel selama masa kampanye. Ungkapan permohonan maaf disampaikan langsung oleh NH.

“Permohonan maaf selama ini merasa terganggung berkaitan dengan aktivitas saya dan Ustad Aziz Qahhar Muzakkar. Khususnya di kampanye akbar, baik kampanye akbar pasangan pilgub maupun kampanye akbar bupati/walikota yang saya hadiri sebagai jurkam,” ujarnya, Minggu (24/6).

Menurut NH, apabila ada hal yang kurang berkenan di hati rakyat Sulsel, dirinya mohon maaf yang sebesar-besarnya. (*)

Tag: NH-AzizPilgub sulsel
img
Bergabung bersama kami di media sosial
Back to top